Wednesday, November 12, 2008
Noda!
Tadi baru selesai ambil gaun itu setelah diperbaiki 2 kali karena ukurannya sedikit kebesaran. Yang bikin aku sedikit "aarrgh" adalah ada sedikit noda kekuningan di bagian depan gaunku. Ga terlalu keliatan sih, tapi tetap aja mengganggu pandanganku karena yah, tentu saja dengan harga yajg, aku menginginkan gaun yang sempurna. Try to get the boutique to deal with it, but.. What can I do? It is still there. I like the gown. Kalau mama liat, ngomel lah dia. >.<
Anyway, meskipun dengan sedikit noda, gaun itu masih terlihat cantik. And the most important thing is, I still look like an angel in it. :p *blushes* Hmm.. Do I? :D
Tidak ada manusia terlahir bersih dan sempurna. Setiap manusia memiliki noda. Akupun demikian. Tapi hal yang paling menyentuh hati adalah ada satu Pribadi yang sempurna yang dengan segenap kasih mau menerima aku dengan segala noda-nodaku. Dia adalah suatu Pribadi yang luar biasa yang jika kita benar-benar mengenal Dia, kita akan mampu berkata..
"Oh Lord, you have indeed been gracious to me!"
Tuesday, October 28, 2008
Life in Bali..
Yep, sudah 2 bulan lebih ini aku menjalani hidup di Bali and this is the first time I blog ever since I'm in Bali. Aku balik lg ke Bali setelah sempat setahun lebih aku meninggalkan Bali untuk balik ke rumah di Jawa. Hmm, ga nyangka juga sih bakalan balik ke Bali lagi. Yah, Tuhan punya rencana yang lain tampaknya. :)
Sudah 2 bulan lebih ini pula, aku belum pulang ke rumah. Kangeeeen.. sama orang-orang rumah, terutama papa, mama, dan si kecil ondel2!! Haha.. Next month I should be coming home for my cousin's wedding. Bisa melepas kangen ma keluarga nih. Yay!
Time to bed.. Tapi sebelum tidur dan pada saat bangun pagi aku mau selalu mengucapkan hal ini..
Di dalam segala hal.. I thank Him for He has been so gracious to me!!
Tuesday, August 05, 2008
The Tortoise and the Hare
Sebuah cerita fable classic yang sering kita dengar waktu kecil…
The Hare was once boasting of his speed before the other animals. "I have never yet been beaten," said he, "when I put forth my full speed. I challenge any one here to race with me."
The Tortoise said quietly, "I accept your challenge."
"That is a good joke," said the Hare; "I could dance round you all the way."
"Keep your boasting till you've won," answered the Tortoise. "Shall we race?"
So a course was fixed and a start was made. The Hare darted almost out of sight at once, but soon stopped and, to show his contempt for the Tortoise, lay down to have a nap. The Tortoise plodded on and plodded on, and when the Hare awoke from his nap, he saw the Tortoise just near the winning-post and could not run up in time to save the race.
Then the Tortoise said: "Slow but steady progress wins the race."
Thursday, July 03, 2008
Essence of Chicken
Ini nih yang dikasi papa ke aku untuk diminum tiap kali kepalaku pusing karena tekanan darah turun. Rasanya? Amis! Yuck! Namanya juga "Essence of Chicken". Bau dan rasanya agak-agak amis gitu dan sedikit pahit karena mengandung ginseng juga. Tapi emang tokcer sih. Setelah minum ini, badan jadi lebih enak dan kepala ga pusing lagi. :)
Pertama kali aku minum minuman ini waktu smp karena pernah pingsan waktu upacara bendera hari Senin. Kepala terasa ringan, pandangan kabur perlahan-lahan menjadi gelap, kemudian pingsan. Doh! Sampe harus digendong sama guru olahraga waktu itu. Hehe.. *blushes* Kemudian diketahui kalo tekanan darahku drop sampe 90/60.
Sejak itu papa selalu kasi minuman ini ke aku. Berhasil juga sih, karena sekarang udah jarang banget pusing tapi tetep aja papa masih suka suguhin minuman ini ke aku. "Biar sehat!", katanya. Iya, pa.. >_< Tadi aja sebelum dinner, aku disuruh minum ini dulu.
Ritual persiapan yang aku lakukan sebelum minum "Essence of Chicken" ini adalah menyediakan air putih dan permen. :D Rasa dan bau amisnya bikin eneg sih. Jadi, setelah minum minuman ini biasanya aku langsung minum air putih dan makan permen buat ngilangin enegnya. ;p
Buat yang punya darah rendah, try this one. It'll work! ;)
Tuesday, July 01, 2008
Welcome July!!
July! July! July! Whoooff… ga terasa bulan July dah datang. Time flies ya… Baru kemaren tahun baru 2008, sekarang dah sampe pertengahan tahun. Time is ticking...
Hmm, aku sedang berdoa untuk sesuatu…
Sunday, June 29, 2008
Butterfly's Lesson
One day a small opening appeared on a cocoon, a man sat and watched for the butterfly for several hours as it struggled to force its body through that little hole. Then it seemed to stop making any progress. It appeared as if it had gotten as far as it could and it could go no further. So the man decided to help the butterfly, he took a pair of scissors and snipped off the remaining bit of the cocoon. The butterfly then emerged easily. But it had a swollen body and small, shriveled wings.
The man continued to watch the butterfly because he expected that, at any moment, the wings would enlarge and expand to be able to support the body, which would contract in time. Neither happened! In fact, the butterfly spent the rest of its life crawling around with a swollen body and shriveled wings. It never was able to fly. What the man in his kindness and haste did not understand was that the restricting cocoon and the struggle required for the butterfly to get through the tiny opening were God's way of forcing fluid from the body of the butterfly into its wings so that it would be ready for flight once it achieved its freedom from the cocoon.
Sometimes struggles are exactly what we need in our life. If God allowed us to go through our life without any obstacles, it would cripple us. We would not be as strong as what we could have been. We could never fly.
I asked for Strength...
And God gave me Difficulties to make me strong.
I asked for Wisdom...
And God gave me Problems to solve.
I asked for Prosperity...
And God gave me a Brain and Brawn to work.
I asked for courage...
And God gave me Danger to overcome.
I asked for Love...
And God gave me Troubled people to help.
I asked for Favors...
And God gave me Opportunities.
I received nothing I wanted
but I received everything I needed
Author: Unknown
=====================
Tuhan itu Maha Besar dan Maha Tau. Dia tau apa yang terbaik bagi kita. Apa yang kita pikir baik belum tentu baik bagi kita tapi apa yang Allah pikir baik bagi kita pastilah benar-benar baik. Hal ini seringkali sulit diterima oleh kita. Aku pun terkadang masih mempertanyakan kebaikan Tuhan. Jika Dia sungguh baik, mengapa Dia biarkan aku mengalami kekecewaan dan air mata? Jika Dia sungguh baik, mengapa aku perlu mengalami semua kesulitan-kesulitan dan keterpurukan ini? Kemudian aku mencoba mengingat kembali bahwa Allah tidak sekalipun pernah merancangkan kejahatan bagi anak-anakNya. RancanganNya adalah rancangan damai sejahtera. Syukur kepada Tuhan, aku memliki keluarga yang selalu mendukungku dalam doa dan selalu mengingatkanku bahwa Tuhan itu baik, selamanya BAIK.
Kesulitan yang kita terima membuat kita lebih kuat. Bila kita menengok ke belakang, ke masa-masa sulit dalam hidup kita, kita akan mengetahui kapasitas diri kita. Sama seperti seorang atlit. Seorang atlit yang besar dan berjaya adalah seorang yang pernah mengalami latihan dan didikan keras dari pelatihnya. Tidak hanya itu, ia haruslah dikirim ke berbagai turnamen-turnamen untuk mengetahui seberapa ia mampu dan maju. Selain itu, ia pastilah juga pernah mengalami kegagalan! Dari kegagalan ia belajar dan ditempa lebih keras lagi hingga akhirnya ia berdiri sebagai seorang pemenang! :)
Untuk menjadi seorang pemenang dalam kehidupan bukanlah pelajaran dalam satu waktu saja melainkan pelajaran seumur hidup...
Thursday, June 26, 2008
DAUN terbang karena tiupan ANGIN atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?
POHON
Orang2 memanggilku "POHON" karena aku
sangat baik dalam menggambar
pohon.
AKU selalu menggunakan gambar pohon
pada sisi kanan sebagai trademark
pada
semua lukisanku. AKU telah berpacaran
sebanyak 5 kali...
Ada satu wanita yang sangat AKU
cintai... tapi AKU tidak punya
keberanian untuk mengatakannya...
Dia tidak cantik... tidak memiliki tubuh
yang sexy...
Dia sangat peduli dengan orang
lain... religius tapi... dia hanya wanita
biasa
saja.
AKU menyukainya. Sangat menyukainya...
Gayanya yang innocent dan apa
adanya... kemandirian nya... kepandaiann ya
dan kekuatannya...
Alasan AKU tidak mengajaknya kencan
karena...
AKU merasa dia sangat biasa dan tidak
serasi untukku...
AKU takut... jika kami bersama semua
perasaan yang indah ini akan
hilang...
AKU takut kalau gosip2 yang ada akan
menyakitinya...
AKU merasa dia adalah "sahabatku"...
AKU akan memilikinya tiada
batasnya... tidak harus memberikan
semuanya
hanya
untuk dia...
Alasan yang terakhir... membuat dia
menemaniku dalam berbagai pergumulan
selama 3 tahun ini...
Dia tau AKU mengejar gadis2 lain dan
AKU telah membuatnya menangis
selama 3 tahun...
Ketika AKU mencium pacarku yang ke-2
terlihat olehnya...
Dia hanya tersenyum dengan berwajah
merah... "lanjutkan saja" katanya,
setelah itu pergi meninggalkan kami.
Esoknya, matanya bengkak..dan merah...
AKU sengaja tidak mau memikirkan apa
yang menyebabkannya menangis...
but AKU tertawa... bercanda dengannya
seharian di ruang itu...
Di sudut ruang itu dia menangis... dia
tidak tau bahwa AKU kembali
untuk mengambil sesuatu yang
tertinggal...
Hampir 1 jam kulihat dia menangis
disana....
Pacarku yang ke-4 tidak menyukainya...
Pernah sekali mereka berdua perang
dingin, AKU tau bukan sifatnya
untuk memulai perang dingin...
Tapi AKU masih tetap bersama pacarku...
AKU berteriak padanya dan matanya penuh
dengan air mata sedih dan
kaget...
AKU tidak memikirkan perasaannya dan
pergi meninggalkannya bersama
pacarku...
Esoknya masih tertawa dan bercanda
denganku seperti tidak ada yang
terjadi sebelumnya.. .
AKU tau dia sangat sedih dan kecewa
tapi dia tidak tau bahwa sakit
hatiku sama buruknya dengan dia...
AKU juga sedih...
Ketika AKU putus dengan pacarku yang ke
5, AKU mengajaknya pergi...
Setelah kencan satu hari itu, AKU
mengatakan bahwa ada sesuatu yang
ingin kukatakan padanya... Dia
mengatakan bahwa kebetulan sekali bahwa
dia
juga ingin mengatakan sesuatu padaku...
AKU cerita tentang putusnya AKU dengan
pacarku...
Dia berkata bahwa dia sedang memulai
suatu hubungan dengan
seseorang...
AKU tau pria itu... dia sering
mengejarnya selama ini... Pria yang
baik,
penuh energi dan menarik...
AKU tak bisa memperlihatkan betapa
sakit hatiku, AKU hanya tersenyum
dan mengucapkan selamat padanya...
Ketika sampai di rumah, sakit hatiku
bertambah kuat dan AKU tidak
dapat menahannya...
Seperti ada batu yang sangat berat
didadaku... AKU tak bisa bernapas
dan ingin berteriak namun apa daya...
Air mataku mengalir tak terasa aku
menangis karenanya...
Sudah sering AKU melihatnya menangis
untuk pria yang mengacuhkan
kehadirannya...
Handphoneku bergetar... ternyata ada SMS
masuk... SMS itu dikirim 10
hari yang lalu ketika aku sedih dan
menangis...
SMS itu berbunyi,"DAUN terbang karena
ANGIN bertiup atau karena POHON
tidak
memintanya untuk tinggal?"
DAUN
AKU suka mengoleksi daun-daun, kenapa?
Karena AKU merasa bahwa DAUN untuk
meninggalkan pohon yang selama ini
ditinggali membutuhkan banyak kekuatan.
Selama 3 thn AKU dekat dengan seorang
pria, bukan sebagai pacar tapi
"Sahabat". Tapi ketika dia mempunyai
pacar untuk yang pertama kalinya...
AKU mempelajari sebuah perasaan yang
belum pernah aku pelajari
sebelumnya - CEMBURU...
Perasaan di hati ini tidak bisa
digambarkan dengan menggunakan Lemon.
Hal itu seperti 100 butir lemon busuk.
Mereka hanya bersama selama 2
bulan...
Ketika mereka putus, AKU menyembunyikan
perasaan yang luar biasa
gembiranya. Tapi sebulan kemudian dia
bersama seorang gadis lagi...
AKU menyukainya dan AKU tau bahwa dia
juga menyukaiku, tapi mengapa
dia tidak mau mengatakannya?
Jika dia mencintaiku, mengapa dia tidak
memulainya dahulu untuk
melangkah?
Ketika dia punya pacar baru lagi,
hatiku sedih...
Waktu berjalan dan berjalan, hatiku
sedih dan kecewa...
AKU mulai mengira bahwa ini adalah
cinta yang bertepuk sebelah
tangan...
Tapi..mengapa dia memperlakukanku lebih
dari sekedar seorang teman?
Menyukai seseorang sangat menyusahkan
hati... AKU tahu
kesukaannya... kebiasaannya...
Tapi perasaannya kepadaku tidak pernah
bisa diketahui...
Kau tidak mengharapkan AKU seorang
wanita untuk mengatakannya bukan ?
Diluar itu, AKU mau tetap
disampingnya... memberinya
perhatian... menemani... dan
mencintainya...
Berharap suatu hari nanti dia akan
datang dan mencintaiku...
Hal itu seperti menunggu telephonenya
tiap malam... mengharapkan
mengirimku SMS...
AKU tau sesibuk apapun dia, pasti
meluangkan waktunya untuk ku...
Karena itu, AKU menunggunya...
3 tahun cukup berat untuk kulalui dan
AKU mau menyerah... Kadang AKU
berpikir untuk tetap menunggu...
Dilema yang menemaniku selama 3 tahun
ini...
Akhir tahun ke-3, seorang pria
mengejarku... setiap hari dia
mengejarku tanpa lelah...
Segala daya upaya telah dilakukan walau
seringkali ada penolakan
dariku...
AKU berpikir... apakah aku ingin
memberikan ruang kecil di hatiku
untuknya?!..
Dia seperti angin yang hangat dan
lembut, mencoba meniup daun untuk
terbang dari pohon...
Akhirnya, AKU sadar bahwa AKU tidak
ingin memberikan Angin ini ruang
yang
kecil di hatiku...
AKU tau Angin akan membawa pergi Daun
yang lusuh jauh dan ketempat
yang lebih baik...
Akhirnya AKU meninggalkan Pohon... tapi
Pohon hanya tersenyum dan
tidak memintaku untuk tinggal...
AKU sangat sedih memandangnya tersenyum
ke arahku...
"DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau
POHON tidak memintanya
untuk
tinggal?"
ANGIN
AKU menyukai seorang gadis bernama
Daun...
kar ena dia sangat bergantung pada
Pohon... jadi aku harus menjadi ANGIN
yang
kuat...
Angin akan meniup Daun terbang jauh...
Pertama kalinya... AKU melihat seseorang
memperhatikan kami...
Ketika itu, dia selalu duduk disana
sendirian atau dengan teman2nya
memerhatikan Pohon...
Ketika Pohon berbicara dengan gadis2,
ada cemburu di matanya...
Ketika Pohon melihat ke arah Daun, ada
senyum di matanya...
Memperhatikannya menjadi
kebiasaanku... seperti daun yang suka
melihat Pohon.
Satu hari saja tak kulihat dia... AKU
merasa sangat kehilangan.. .
Di sudut ruang itu, ku lihat pohon
sedang memperhatikan daun...
Air mengalir di mata daun ketika Pohon
pergi...
Esoknya... Ku lihat Daun di tempatnya
yang biasa, sedang
memperhatikan Pohon...
AKU melangkah dan tersenyum
padanya... Kuambil secarik
kertas... kutulis dan kuberikan padanya...
Dia sangat kaget...
Dia melihat ke arahku, tersenyum dan
menerima kertas dariku...
Esoknya...dia datang... menghampir iku
dan memberikan kembali kertas
itu...
Hati Daun sangat kuat dan Angin tidak
bisa meniupnya pergi, hal itu
karena Daun tidak mau meninggalkan
Pohon.
AKU melihat kearahnya... kuhampiri
dengan kata2 itu...
Sangat pelan... dia mulai membuka
dirinya dan menerima kehadiranku dan
telponku...
AKU tau orang yang dia cintai bukan
AKU... tapi AKU akan berusaha agar
suatu
hari dia menyukaiku...
Selama 4 bln, AKU telah mengucapkan
kata Cinta tidak kurang dari 20x
kepadanya...
Hampir tiap kali dia mengalihkan
pembicaraan... tapi AKU tidak
menyerah...
Keputusanku bulat... AKU ingin
memilikinya... dan berharap dia akan
setuju menjadi pacarku....
Aku bertanya," apa yang kau lakukan?
Kenapa kau tidak pernah
membalas?
Mengapa kau selalu membisu?"
Dia berkata, "AKU menengadahkan
kepalaku"...
"Ah?" Aku tidak percaya dengan apa yang
kudengar...
"Aku menengadahkan kepalaku" dia
berteriak...
Kuletakkan
telepon..... melompat. ...berlari
seribu langkah...ke
rumahnya...
Dia membuka pintu bagiku... Ku peluk
erat-erat tubuhnya...
"DAUN terbang karena tiupan ANGIN atau
karena POHON tidak memintanya
untuk tinggal?"

